Rabu, 12 Juni 2013

 MAKALAH ANALISIS KUALITAS MAKANAN


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Makhluk hidup di bumi membutuhkan energi untuk melangsungkan hidupnya dan untuk tumbuh. Energi tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh setiap makhluk hidup baik manusia, hewan dan juga tumbuhan. Energi tersebut dapat diperoleh di alam sekitar tempat tinggal mereka. Energi yang diperlukan oleh tubuh makhluk hidup, terutama manusia dapat diperoleh dari makanan yang dimakan. Makan merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk melangsungkan hidupnya. Makanan ringan adalah suatu makanan yang dimakan guna menghilangkan rasa lapar seseorang sementara waktu, memberi sedikit suplai energi ke tubuh, atau sesuatu yang dimakan untuk dinikmati rasanya. Makanan ringan atau snack ini enak untuk dimakan kapanpun dan dimanapun sebab tidak membutuhkan peralatan untuk memakannya seperti piring dan sebagainya. Makanan ringan saat ini sangat banyak jenisnya dan setiap produsen makanan mengeluarkan lebih dari satu jenis makanan ringan yang berbeda. Pangsa pasar makanan ringan adalah anak-anak namun tidak sedikit remaja juga mengkonsumsi makanan ringan. Selain dapat digunakan untuk menghabiskan waktu, makanan ringan juga dapat digunakan sebagai teman makanan pokok. Banyaknya makanan ringan yang dikeluarkan oleh produsen tidak berarti semua itu baik untuk dikonsumsi, terutama untuk anak-anak yang juga perlu diperhatikan tingkat gizi yang terkandung pada setiap makanan ringan. Gizi merupakan nutrient yang diperlukan oleh tubuh untuk melakukan fungsinya, yaitu mengatur energi, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur proses- proses kehidupan. Banyak hal yang dapat timbul bila tubuh kekurangan gizi antara lain pertumbuhan dapat terhambat, pertahanan tubuh kurang dan juga dapat berpengaruh terhadap perkembangan mental dan kemampuan berpikir.
B.    Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian dalam latar belakang diatas, maka kami dapat mengajukan rumusan masalah sebagai berikut
1.    Apa yang dimaksud dengan makanan ringan ?
2.    Apa kandungan gizi makanan ringan?
3.    Bagaimana sifat-sifat kandungan gizi makanan ringan?
4.    Bagaimana analisis makanan ringan?
5.    Bagaimana hubungan makanan dengan kesehatan?


C.    Manfaat dan tujuan penulisan
penulisan makalah ini diharapkan dapat mencapai beberapa tujuan dalam memahami penanggulangan penyakit HIV/AIDS, yakni sebagai berikut :
1.    Untuk mengetahui definisi dari makanan ringan
2.    Untuk mengetahui kandungan gizi makanan ringan
3.    Untuk mengetahui analisis makanan ringan.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian
Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan  atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dari nutrisi
Makanan yang dibutuh manusia biasanya dibuat melalui bertani atau berkebun yang meliputi sumber hewan dan tumbuhan. Beberapa orang menolak untuk memakan makanan dari hewan seperti, daging, telur dan lain-lain. Mereka yang tidak suka memakan daging dan sejenisnya disebut vegetarian yaitu orang yang hanya memakan sayuran sebagai makanan pokok mereka.
Sedangkan makanan ringan makanan ringan atau disebut juga snack adalah istilah bagi makanan yang bukan merupakan menu utama (makan pagi, makan siang atau makan malam). Makanan yang dianggap makanan ringan adalah sesuatu yang dimaksudkan untuk menghilangkan rasa lapar seseorang sementara waktu, memberi sedikit suplai energi ke tubuh, atau sesuatu yang dimakan untuk dinikmati rasanya. Adapun kandungan gizi yang tertera pada setiap kemasan makanan ringan adalah sebagai berikut:
1.     Karbohidrat memegang peranan penting dalam alam karena merupakan sumber energi utama bagi manusia dan hewan yang harganya relatif murah. Karbohidrat atau Hidrat Arang adalah suatu zat gizi yang fungsi utamanya sebagai penghasil energi. Walaupun lemak menghasilkan energi lebih besar, namun karbohidrat lebih banyak di konsumsi sehari-hari sebagai bahan makanan pokok. Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan. 
Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda.Begitupun dengan makanan ringan mempunyai kandungan gizi  Protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain adalah:
2.    Protein
 Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. Protein merupakan salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut. Protein yang didapat dari makanan sehari-hari harus diubah terlebih dahulu menjadi asam amino sebelum dapat diserap oleh darah. Protein ada dua jenis yaitu protein hewani dan protein nabati. Nilai protein hewani lebih tinggi dibandingkan bengan protein nabati yang berasal dari sayur-mayur. Nilai protein nabati dapat diperoleh dari campuran bahan makanan nabati atau sayuran yang mengandung protein tinggi seperti beras dengan kacang kedelai atau tempe. Nilai biologis protein tergantung juga dari faktor-faktor lain seperti jumlah masukan energi pada saat mendapat protein dan waktu pemberiannya.Protein sangat penting bagi pertumbuhan dan pemeliharaan, pembentukan ikatan-ikatan esensial tubuh, mengatur keseimbangan air, memelihara netralitas tubuh, pembentukan antibodi, mengangkut zat-zat gizi, dan sumber energi. Sebagai sumber energi protein ekuivalen dengan karbohidrat, namun protein sebagai sumber energi relatih lebih mahal, baik dalam hargga maupun dalam jumlah energi yang dibutuhkan untuk metabolisme. Banyak energi yang dibutuhkan tubuh anak-anak lebih banyak dari pada jumlah energi yang dibutuhkan oleh orang dewasa.
3.    Lemak
lemak terdapat dalam makanan kita sehari-hari. Lemak tidak pernah larut dalam plasma darah, kecuali bila berikatan dengan protein tertentu, ia bisa menyatu dan  mengambang dalam darah.Lemak sama dengan minyak. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang. Lemak juga biasanya disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan, lepas dari wujudnya yang padat maupun cair. Lemak dan minyak merupakan sumber energi paling padat yang menghasilkan energi lebih banyak dari energi yang dihasilkan oleh karbohidrat dan protein dalam jumlah yang sama. Sebagai simpanan lemak merupakan cadangan energi tubuh paling besar. Simpanan ini merupakan konsumsi berlebihan salah satu kombinasi zat-zat energi yaitu karbodihat, protein, dan lemak. Lemak menghemat penggunaan protein untuk sintesis protein, sehingga protein tidak digunakan sebagai sumber energi. Lemak memperlambat sekresi asam lambung dan memperlambat pengosongan lambung, sehingga lemak memberi resa kenyang lebih lama. Lemak merupakan pelumas dan membantu pengeluaran sisa pencernaan. Lemak juga berfungsi memelihara suhu tubuh. Lapisan lemak yang menyelubungi organ-organ tubuh seperti jantung, hati, dan ginjal membantu menahan organ-organ tersebut tetap ditempatnya dan melindunginya terhadap benturan dan bahaya lain.


B.    Sifat-Sifat Kandungan Makanan
a.    Fungsi karbonhidrat
1.    Sumber energi
2.    Sumber serat
3.    Penentu karakteristik bahan pangan
4.    Mencegah pemecahan protein yang berlebihan
5.    Mencegah kehilangan mineral
6.    Membantu metabolisme lemak dan protein
b.    Pembentukan karbohidrat secara alami
1.    Merupakan hasil proses fotosintesis
                          CO2  + H2O     →     C6H12O6  + O2
2.    Secara sintesis kimia misalnya pembuatan sirup formosa yaitu dengan menambahkan larutan alkali encer pada formaldehyde
3.     Mengekstrak dari bahan – bahan nabati sumber karbohidrat
c.    Karbohidrat Dalam Bahan Pangan
1.    Pada tumbuhan : pati, pektin, selulosa
2.    Pada buah – buahan : glukosa dan fruktosa
3.    Pada hewan : glikogen
4.    Pada susu : laktosa
d.    Fungsi protein dalam tubuh :
1.    Zat pembangun
2.    Zat pengatur
e.    Sifat – sifat Protein
1.    Tidak larut dalam air
2.    Dapat dihidrolisa dengan asam, basa, dan enzim
3.    Mempunyai 2 macam bentuk : serabut ( fibriler) dan bola ( globuler)
4.    Bersifat amfoter
5.    Dapat diendapkan oleh ion logam berat, asam mineral kuat, garam – garam logam berat
6.    Bisa mengalami denaturasi
f.    Sifat – sifat lemak / minyak
a.    .Tidak larut dalam air
b.    Fiskositas meningkat bila rantai  C semakin panjang, suhu semakin rendah dan ikatan jenuh.
c.    Berat jenis ( g/cm3) semakin menigkat bila suhu rendah dan berat molekul tinggi dan ikatan jenuh.
d.    Lemak berbentuk padat dan plastis karena ada fase padat dan cair.
e.    Titik cair semakin meningkat bila rantai C semakin panjang.
C.    Analisis makanan ringan
    Analisis Komponen Utama merupakan suatu teknik mereduksi data multivariat (banyak variabel) yang mencari untuk mengubah (menstransformasi) suatu matriks data awal atau asli menjadi suatu set kombinasi linier yang lebih sedikit akan tetapi menyerab sebagian besar jumlah varian dari data awal (Supranto, 2004). Tujuannya adalah menjelaskan sebanyak mungkin jumlah varian data asli dengan sedikit mungkin komponen utama yang disebut komponen. Banyaknya komponen yang bisa di ekstrak dari data awal atau asli ialah sebanyak variabel yang ada. Katakanlah ada m komponen yang bisa dihasilkan dari p variabel asli, maka komponen m paling banyak adalah m = p, artinya banyak komponen sama dengan banyak variabel. Hal ini tidak baik sebab komponen yang harus dipertahankan adalah sesedikit mungkin, akan tetapi sudah mencakup sebagian besar informasi yang terkandung dalam data asli. Langkah – langkah yang dilakukan dalam transformasi adalah : 1. Menstandartkan masing – masing variabel bebas dan menpunyai nilai yang mendekati dengan nilai rataan peubah ke-j. 2.2 KOMPOSISI GIZI MAKANAN RINGAN Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dan nutrisi pada tubuh. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain adalah salah satu contoh gizi yang akan kita dapatkan dari makanan.
D.    Contoh analisis makanan
Makanan ringan merek OS (Oops Cheezy Spagheti, OC (Oops Special Fried Chicken), OB (Oops Roasted Beef), dan FG (Fugu Grilled Cheese) memiliki kecenderungan tertinggi pada variabel energi total. Merek makanan ringan PB (Piattos Barbeku), PK (Piattos Keju), FS (Fugu Seaweed), FG (Fugu Grilled Cheese), OR (Oops Roasted Sweet Corn), OC (Oops Special Fried Chicken), OB (Oops Roasted Beef), dan OT (Oops Baked Chicken Tomato) memiliki kecenderungan terhadap variabel karbohidrat total. Makanan ringan yang memiliki kecenderungan pada variabel protein adalah CKA (Cheetos Keju Amerika) dan juga cenderung pada variabel energi dari lemak. Merek makanan ringan yang cenderung terhadap variabel lemak total adalah makanan ringan merek CKA (Cheetos Keju Amerika) dan KH (Kaya King Honey Roasted Peanuts). Makanan ringan merek OT (Oops Baked Chicken Tomato), OR (Oops Roasted Sweet Corn), FS (Fugu Seaweed), PB (Piattos Barbeku), dan PK (Piattos Keju) memiliki kecenderungan tertinggi terhadap variabel Natrium. Makanana ringan merek TCF (Taro Net Curly Fries), JC (JetZ Choco Berry), dan MP (Mayasi Pedas) tidak memiliki kecenderungan terhadap salah satu variabel gizi yang dikandungnya. Ha ini disebabkan karena kandungan gizi yang terkandung pada ketiga makanan ringan diatas adalah sedikit. Hal ini dapat dilihat di Lampiran A. Nilai variabel yang sedikit tersebut disebabkan karena pada makanan ringan merek tersebut memiliki variabel lain yang lebih dominan. Namun hal tersebut tidak dianalisis sebab datasan masalah yang digunakan adalah makanan ringan yang memiliki kandungan gizi Energi, Energi dari lemak, Lemak, Lemak jenuh, karbohidrat, Protein dan Natrium Uraian di atas dijelaskan bahwa seorang anak yang membutuhkan energi banyak disarankan memakan makanan ringan merek OS (Oops Cheezy Spagheti, OC (Oops Special Fried Chicken), OB (Oops Roasted Beef), dan FG (Fugu Grilled Cheese). Bagi anak yang membutuhkan gizi karbohidrat dapat
memakan makanan ringan merek PB (Piattos Barbeku), PK (Piattos Keju), FS (Fugu Seaweed), FG (Fugu Grilled Cheese), OR (Oops Roasted Sweet Corn), OC (Oops Special Fried Chicken), OB (Oops Roasted Beef), dan OT (Oops Baked Chicken Tomato). Bagi yang membutuhkan protein untuk tubuh, maka anak tersebut disarankan memakan makanan ringan merek CKA (Cheetos Keju Amerika), begitu pula jika membutuhkan lemak yang banyak maka makanan ringan yang sesuai adalah makanan ringan merek CKA (Cheetos Keju Amerika) dan KH (Kaya King Honey Roasted Peanuts). Jika anak membutuhkan kadar natrium pada tubuh, maka diapat memakan makanan ringan merek OT (Oops Baked Chicken Tomato), OR (Oops Roasted Sweet Corn), FS (Fugu Seaweed), PB (Piattos Barbeku), dan PK (Piattos Keju.

E.    Informasi Nilai Gizi
        Informasi gizi untuk berbagai jenis dan ukuran porsi Makanan Ringan ditampilkan    di bawah ini.
Lihat nilai gizi lainnya dengan menggunakan filter di bawah ini:
jenis Makanan Ringan populer    Lemak(g)    Karb(g)    Prot(g)    Kalori
Keripik Kentang
 1 tas porsi tunggal
10,49    13,93    1,84    153
Kerupuk / Biskuit
 1. kerupuk, segi empat
1,01    2,44    0,30    20
Kue
 1 kecil
1,07    3,45    0,27    24

Makanan terkait dengan Makanan Ringan:
 Biji bunga matahari    Biji-Bijian
Biskuit
Brownies

 Buah
Cokelat
Dendeng
Kacang Campuran

Kacang-kacangan    Keripik
Keripik Kentang
Kerupuk

Kue Beras    Permen
Permen Karet
Puding

Wafer

    kandungan gizi makanan ringan yang terdapat pada kemasannya. Bagaimana kecenderungan merek makanan ringan terhadap kandungan gizinya.
    Dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia dan memiliki nilai kandungan gizi karbohidrat, protein, lemak total, lemak jenuh, energi, natrium dan juga takaran saji yang tertera pada setiap kemasan makanan ringan. Dari setiap kandungan gizi yang tertera pada kemasan makanan ringan.
     Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat-zat yang diPerlukan oleh tubuh. Adapun zat gizi yang di perlukan tubuh, antara lain karbohidrat,lemak,protein,Vitamin,mineral, dan air.A karbohidratkarbohidrat merupakan sumber tenaga utama bagi tubuh manusia. Hampir 80% seluruh zat tenagadiperoleh dari karbohidrat. Bahan makanan yang mengandung karbohidrat, antara lain beras, jagung,gandum,ketela pohon,dan ubi.B Lemak Lemak di dalam tubuh merupakan sumber zat tenaga dan berfungsi sebagai cadangan makanan. Lemak Yang membahayakan kesehatan disebut kolesterol.Berdasarkan sumbernya,lemak ada dua macam yaitu, lemak nabati berasal dari tumbuh-tumbuhan,misalnya kelapa,margarine,kacang tanah,kemiri,dan buahAvokad.2 lemak hewani berasal dari hewan,misalnya daging,minyak ikan,susu,keju,dan mentega. Protein Zat makanan yang berfungsi sebagai zat pembangun ialah protein.protein stubuh.Kekurangan protein dapat mengalami gangguan metabolisme tubuh,seperti diare,luka pada otot,Kekurangan darah,dan menurunya daya tahan tubuh. makanan bergizi seimbang adalah makanan yang mengandung semua zat gizi yang diperlukanOleh tubuh dalam jumlah yang memadai.
F.    Komposisi Gizi Makanan Ringan
        Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dan nutrisi pada tubuh. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain adalah salah satu contoh gizi yang akan kita dapatkan dari makanan.Makanan ringan atau disebut juga snack adalah istilah bagi makanan yang bukan merupakan menu utama (makan pagi, makan siang atau makan malam). Makanan yang dianggap makanan ringan adalah sesuatu yang dimaksudkan untuk menghilangkan rasa lapar seseorang sementara waktu, memberi sedikit suplai energi ke tubuh, atau sesuatu yang dimakan untuk dinikmati rasanya.
        Adapun kandungan gizi yang tertera pada setiap kemasan makanan ringan adalah sebagai berikut :
1.    Karbohidrat memegang peranan penting dalam alam karena   merupakan sumber energi utama bagi manusia dan hewan yang harganya relatif murah. Karbohidrat atau Hidrat Arang adalah suatu zat gizi yang fungsi utamanya sebagai penghasil energi. Walaupun lemak menghasilkan energi lebih besar, namun karbohidrat lebih banyak di konsumsi sehari-hari sebagai bahan makanan pokok. Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan.
    Karbohidrat sangat diperlukan oleh tubuh anak yang cenderung tumbuh, terutama sebagai sember energi. Tidak ada ketentuan tentang kebutuhan karbohidrat bagi tubuh
    Protein Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang     merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. Protein merupakan salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut.
2.    Protein yang didapat dari makanan sehari-hari harus diubah terlebih dahulu menjadi asam amino sebelum dapat diserap oleh darah. Protein ada dua jenis yaitu protein hewani dan protein nabati. Nilai protein hewani lebih tinggi dibandingkan bengan protein nabati yang berasal dari sayur-mayur. Nilai protein nabati dapat diperoleh dari campuran bahan makanan nabati atau sayuran yang mengandung protein tinggi seperti beras dengan kacang kedelai atau tempe. Nilai biologis protein tergantung juga dari faktor-faktor lain seperti jumlah masukan energi pada saat mendapat protein dan waktu pemberiannya.Protein sangat penting bagi pertumbuhan dan pemeliharaan, pembentukan ikatan-ikatan esensial tubuh, mengatur keseimbangan air, memelihara netralitas tubuh, pembentukan antibodi, mengangkut zat-zat gizi, dan sumber energi. Sebagai sumber energi protein ekuivalen dengan karbohidrat, namun protein sebagai sumber energi relatih lebih mahal, baik dalam hargga maupun dalam jumlah energi yang dibutuhkan untuk metabolisme. Banyak energi yang dibutuhkan tubuh anak-anak lebih banyak dari pada jumlah energi yang dibutuhkan oleh orang dewasa.
3.    Lemak Lipid atau lemak terdapat dalam makanan kita sehari-hari. Lemak tidak pernah larut dalam plasma darah, kecuali bila berikatan dengan protein tertentu, ia bisa menyatu dan mengambang dalam darah Lemak sama dengan minyak. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang. Lemak juga biasanya disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan, lepas dari wujudnya yang padat maupun cair. Lemak dan minyak merupakan sumber energi paling padat yang menghasilkan energi lebih banyak dari energi yang dihasilkan oleh karbohidrat dan protein dalam jumlah yang sama. Sebagai simpanan lemak merupakan cadangan energi tubuh paling besar. Simpanan ini merupakan konsumsi berlebihan salah satu kombinasi zat-zat energi yaitu karbodihat, protein, dan lemak. Lemak menghemat penggunaan protein untuk sintesis protein, sehingga protein tidak digunakan sebagai sumber energi. Lemak memperlambat sekresi asam lambung dan memperlambat pengosongan lambung, sehingga lemak memberi resa kenyang lebih lama. Lemak merupakan pelumas dan membantu pengeluaran sisa pencernaan

G.    Hubungan Makanan Dengan Kesehatan
        Kita semua tahu bahwa makanan atau pangan merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan kita. Sesungguhnya makanan mengambil peranan yang penting dalam memelihara kesehatan jasmani dan rokhani kita. Namun peranana makanan tidak sebatas pada mempertahankan hidup dan pemuasan rasa lapar, tetapi peranannya penting pula dalam kehidupan social.
        Ilmu pengetahuan tentang makanan, khususnya tentang gizi membuktikan bahwa pemilihan dan konsumsi makanan yang tepat membantu mempertahankan umur kita. Mutu makanan serta jumlah yang tepat berpengaruh pada kesehatan.
        Siapapun juga yang berhubungan dengan makanan, baik penghasil, pengolah, penyalur, konsumen, perlu mengetahui pengaruh makanan pada kesehatan dan kesejahteraan dirinya maupun orang lain di lingkunganya. Harus mengetahui pula akibat dari kekuranganya atau kelebihan makanan.
        Para ahli gizi telah menghitung berapa jumlah zat makanan yang diperlukan seorang sehari. Bahkan makanan manakah kiranya yang merupakan sumber yang baik dari zat-zat gizi tertentu. Perlu diketahui pula bahwa kebutuhan setiap orang berbeda. Kebutuhan makanan orang dewasa berbeda dengan kebutuhan makanan anak, demikian pula dengan kebutuhan ibu yang mengandung.
        Hubungan antara makanan dengan kesehatan sangat erat. Seorang yang bergizi baik mempunyai daya tahan terhadap penyakit. Apabila seorang ibu yang sedang mengandung tidak menjaga makananya, maka janin yang di kandung akan kekurangan zat gizi. Bayi yang baru lahir perlu zat gizi yang di dapatkan dari susu ibu atau susu formula. Kalau ia kurang memperoleh apa yang di butuhkan, ia akan menderita kurang gizi.
         Fungsi makanan bagi tubuh kita adalah untuk menjaga agar badan tetap sehat,Tumbuh, dan berkembang dengan baik. Makanan bergizi bukan berarti makanan yang mahal,Enak, dan mengenyangkan saja.
         Manusia membutuhkan makanan untuk kelangsungan hidupnya.Dengan   mengonsumsi makanan seimbang maka :
1.    Pertumbuhan fisik, baik, sehat dan kuat.
2.    Meningkatnya daya tahan tubuh.
3.    Bertambahnya energi /tenaga.
    Bahan makanan juga dapat menjadi media untuk berkembang biaknya      Bakteri     patogen dan non patogen.
        Aspek-Aspek yang perlu di perhatikan dari makanan
a.    Values ( Nilai) : Kandungan Gizi.
b.    Whole Someness : Kemurnian dan Kesegaran.
c.    Hygiene and Sanitation : Kebersihan.
BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
              makanan ringan makanan ringan atau disebut juga snack adalah istilah bagi makanan yang bukan merupakan menu utama (makan pagi, makan siang atau makan malam). Makanan yang dianggap makanan ringan adalah sesuatu yang dimaksudkan untuk menghilangkan rasa lapar seseorang sementara waktu, memberi sedikit suplai energi ke tubuh, atau sesuatu yang dimakan untuk dinikmati rasanya. Adapun kandungan gizi yang tertera pada setiap kemasan makanan ringan.:
1.    karbonhidrat
2.    protein
3.    .lemak
B.    Saran
    Diharapkan kepada para pembaca supaya lebih memahami seperti apa itu analis makanan dan seperti apa hasil dari uji tersebut.



DAFTAR  PUSTAKA
 Almatsier, S. (2003), Prinsip Dasar Ilmu Gizi, PT. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. Hanie, U
Analisis Penelompokan Susu Balita berdasarkan komposisi Gizi dan Harga Jual Studi
 New York. Karyadi, D. dan Muhilal (1985), Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan, PT Gramedia: Jakarta.         
Pudjiadi, S. (2003), Ilmu Gizi Klinis pada Anak. Edisi Keempat, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Rahayu, D.P. (2007), Analisis Multivariat terhadap kandungan Gizi pada Kemasan Mie Instant. Tugas Akhir, Statistika FMIPA ITS. Supranto, J. (2004), Analisis Multivariat Arti dan Interpretasi, PT. Rineka Cipta: Jakarta. Sudjana. (1982), Metoda Statistika, Tarsito: Bandung. Walpole, R.E. (1995), Pengantar Statistika, Edisi Ketiga, PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar